BUMN Teman Bersenyum : Inisiatif BUMN untuk Transformasi di Kabupaten Temanggung

BUMN Teman Bersenyum : Inisiatif BUMN untuk Transformasi di Kabupaten Temanggung

Dalam sebuah langkah yang menandai kolaborasi yang solid untuk memperjuangkan perubahan positif, 17 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi meluncurkan Program BUMN TEMAN BERSENYUM. Acara peresmian digelar pada Jumat, 17 November 2023, di Kawasan Wisata Sindoro Water Park, Desa Rejosari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung.

Pentingnya Dampak yang Signifikan bagi Kehidupan Masyarakat: Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono, menegaskan urgensi menciptakan dampak yang berarti bagi kehidupan masyarakat. Beliau menyoroti perlunya perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi masyarakat dalam membangun program-program yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program diukur dari dampak yang dihasilkan, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Eko juga menekankan pentingnya merawat dan memanfaatkan program-program kolaborasi BUMN secara berkelanjutan, bukan hanya sebagai upaya sementara.

Transformasi Positif untuk Kesejahteraan Masyarakat: Harapan dan Komitmen

Rully Yusuf, Penanggung Jawab Program BUMN Teman Bersenyum, mengemukakan harapannya agar program ini dapat menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan di Kabupaten Temanggung. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Salah satu tujuannya adalah mengangkat Temanggung sebagai destinasi unggulan yang kaya akan budaya, sejarah, dan potensi alam yang menarik.

bumn teman bersenyum 2

Implementasi Program: Dukungan dan Penguatan Kapasitas Lokal

Program BUMN TEMAN BERSENYUM dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan di Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, dan Desa Rejosari, Kecamatan Bansari. Kegiatan di Desa Gentan difokuskan pada pengembangan kios Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), fasilitas camping ground, dan infrastruktur rumah kemasan. Di Desa Rejosari, program difokuskan pada penyediaan jaringan pipa untuk saluran air bersih.

Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan manajemen untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian mereka. Pelatihan pemasaran digital dilakukan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan pengusaha UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan produk lokal serta mengembangkan potensi ekonomi di tingkat lokal.

Melalui program ini, harapannya masyarakat dapat lebih siap dan terampil dalam mengelola potensi ekonomi lokal mereka, sehingga berkontribusi secara signifikan dalam pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Temanggung.

Peresmian Program Kolaborasi BUMN Tana Lino Lestari II

Peresmian Program Kolaborasi BUMN Tana Lino Lestari II

Sinergiindonesia.co.id – Peresmian Program Kolaborasi BUMN “Tana Lino Lestari II” pada Sabtu, 4 November 2023, di SD Negeri Pulau Komodo, Labuan Bajo, menjadi tonggak bersejarah yang menandai komitmen BUMN dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Program kolaborasi ini melibatkan Sinergi Indonesia serta 23 perusahaan BUMN, yang telah sukses mewujudkan program sebelumnya, “Tana Lino Lestari.” Fokus perluasan program ini adalah untuk memacu pembangunan yang lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih signifikan bagi masyarakat Pulau Komodo.

Pembukaan oleh Tedi Bharata: Komitmen BUMN untuk Pulau Komodo

Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, Tedi Bharata, Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, berbicara dengan penuh semangat tentang pentingnya program “Tana Lino Lestari II.” Beliau menyampaikan harapannya agar program ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan di Pulau Komodo.

Kolaborasi 23 Perusahaan BUMN: Mendorong Pembangunan Terintegrasi

Program kolaborasi ini melibatkan 23 perusahaan BUMN yang beragam dalam berbagai sektor usaha. Daftar perusahaan ini mencakup berbagai entitas yang bersatu untuk mewujudkan pembangunan yang komprehensif di Pulau Komodo. Mereka membentuk aliansi yang solid untuk mencapai tujuan bersama dalam program “Tana Lino Lestari II.”

Perluasan Cakupan: Fokus pada Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan

Program “Tana Lino Lestari II” bukan hanya sekadar kelanjutan dari pendahulunya. Program ini melebarkan cakupan dengan fokus pada tiga bidang utama yang kritis untuk kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan di Pulau Komodo, yaitu pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

Pendidikan Berkualitas: Investasi dalam Masa Depan Generasi Muda

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Komodo, program ini mengalokasikan sumber daya untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Ini termasuk pengadaan renovasi ruang kelas SDN Pulau Komodo, jaringan internet, alat laboratorium untuk SMPN Pulau Komodo, pembangunan taman tematik, ruang guru, serta furnishing ruang guru dan rumah dinas guru SDN Komodo. Semua ini bertujuan untuk memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi muda Pulau Komodo.

Peresmian Program Kolaborasi BUMN "Tana Lino Lestari II

Pertumbuhan Ekonomi: Dukungan Bagi Pengusaha Lokal

Program “Tana Lino Lestari II” juga bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal dengan pengadaan Sentra Kuliner Pulau Komodo, peralatan bisnis seperti kursi pelanggan, peralatan kopi, alat dapur, pencahayaan tenaga surya, mesin vakum kemasan (packaging vacuum machine), pelatihan dalam kreativitas produk olahan ikan dan keamanan pangan, serta papan nama Sentra Kuliner. Semua ini adalah upaya untuk memberikan dorongan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Pulau Komodo.

Lingkungan Berkelanjutan: Penanaman Pohon dan Konservasi

Pulau Komodo, sebagai sebuah destinasi yang luar biasa, juga mendapatkan perhatian khusus dalam program ini. Penanaman pohon dan upaya konservasi menjadi komitmen nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ini diwujudkan melalui penanaman pohon secara serentak, sejajar dengan acara peresmian program “Tana Lino Lestari II.” Langkah ini diharapkan menjadi titik awal untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di wilayah Labuan Bajo, NTT.

Peresmian Program Kolaborasi BUMN "Tana Lino Lestari II

Membawa Harapan pada Kemajuan Pulau Komodo

Program “Tana Lino Lestari II” adalah tonggak bersejarah yang membawa harapan akan kemajuan dan kemandirian masyarakat Pulau Komodo. Dalam kerangka tiga bidang utama: pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, program ini memainkan peran kunci dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan lingkungan yang lebih lestari. Semangat kolaborasi BUMN, sinergi yang kuat, dan fokus pada kesejahteraan masyarakat adalah inti dari program ini, yang diharapkan akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

PT Taspen Ajak UMKM Labuan Bajo Tingkatkan Kesejahteraan Melalui Program Taspen Preneur

PT Taspen Ajak UMKM Labuan Bajo Tingkatkan Kesejahteraan Melalui Program Taspen Preneur

Bekerja sama dengan Sinergi Indonesia, PT Taspen hadir di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, melalui program Taspen Preneur pada Oktober 2021 lalu. Program ini merupakan bagian dari kolaborasi BUMN Labuan Bajo Tahun 2021 dengan tema “Tana Lilo Lestari.” Ini adalah bagian dari komitmen dan upaya BUMN dalam membangkitkan Labuan Bajo menjadi daerah wisata produktif yang mampu memberikan dampak kesejahteraan dan ekonomi.

Lakukan Koordinasi dengan Dinas Terkait Guna Mendukung Taspen Preneur

Pihak Taspen bersama Sinergi Indonesia melakukan koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terkait pentingnya pemberdayaan UMKM. Pihak Kabupaten yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (SEKDA), menyambut baik acara yang dimotori PT Taspen bersama sinergi BUMN lainnya. Harapannya, di kemudian hari, sinergi BUMN dapat hadir kembali di Manggarai Barat melalui beragam kegiatan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain Pemerintah Kabupaten, pihak koordinasi juga dilakukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang merupakan penanggungjawab objek wisata Batu Cermin. Koordinasi membahas pengurusan perizinan penggunaan tempat bagi para UMKM.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyampaikan perlunya menjaga lingkungan Batu Cermin tetap bersih dan sehingga mampu menjadi ruang pemasaran produktif bagi UMKM binaan Taspen. Selain itu, program Lopo Taspen sebaiknya dapat dilanjutkan kembali di masa yang akan datang agar mampu memberikan dampak kesejahteraan yang semakin baik.

Kurasi UMKM, Langkah Penting untuk Kemajuan Taspen Preneur Labuan Bajo

Guna menentukan UMKM yang memiliki potensi, pihak Taspen terlebih dahulu melakukan kurasi. Tujuannya, untuk memahami potensi produk, perkembangan usaha dan menentukan langkah-langkah penting untuk kemajuan ke depan.  Kurasi yang dilakukan oleh PT Taspen juga digunakan untuk mengidentifikasi UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang dan sukses. Langkah ini penting untuk:

1. Pengambilan keputusan

Kurasi UMKM dapat membantu pihak pemerintah, investor, atau lembaga keuangan dalam membuat keputusan investasi atau dukungan untuk UMKM Taspen Preneur yang potensial.

2. Identifikasi kebutuhan

Kurasi UMKM juga bisa membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan UMKM TASPEN PRENEUR, seperti akses terhadap dana, teknologi, atau pelatihan, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja UMKM Taspen Preneur.

3. Peningkatan efisiensi

Kurasi UMKM ikut membantu dalam mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, karena hanya UMKM Taspen Preneur yang potensial yang akan didukung atau dibiayai.

4. Penyediaan dukungan yang tepat

Kurasi UMKM turut membantu dalam memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM Taspen Preneur yang potensial, seperti akses ke pasar atau pelatihan khusus, yang akan lebih efektif dalam meningkatkan kinerja UMKM Taspen Preneur.

5. Peningkatan produktivitas UMKM Taspen Preneur

Kurasi UMKM akan meningkatkan produktivitas UMKM Taspen Preneur yang potensial sebagai hasil dari dukungan yang diberikan. Contohnya, akses ke teknologi dan pelatihan yang akan meningkatkan kompetitivitas di pasar.

Tingkatkan Kompetensi Taspen Preneur Melalui Pelatihan Digital Marketing

Demi meningkatkan daya saing bagi UMKM, pihak Taspen memberikan dukungan berupa pelatihan digital marketing bagi UMKM Terkurasi. Kegiatan dilaksanakan di aula Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan dihadiri oleh dinas terkait.

Pelatihan digital marketing akan memberikan UMKM Taspen Preneur dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengefektifkan pemasaran dan penjualan produk atau jasa mereka melalui media digital, yang akan membantu dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesuksesan UMKM Taspen Preneur.

PT Taspen menyadari, pelatihan digital marketing sangat penting bagi UMKM Taspen Preneur karena dapat membantu mereka dalam meningkatkan penjualan dan pemasaran produk atau jasa melalui media digital. Beberapa alasan penting mengapa pelatihan digital marketing penting bagi UMKM Taspen Preneur antara lain:

1. Efektifitas Biaya

Pemasaran digital dapat sangat efektif dalam meningkatkan penjualan produk atau jasa, dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan pemasaran tradisional.

2. Akses Global

Media digital memungkinkan UMKM untuk menjangkau pasar global, yang akan meningkatkan potensi penjualan produk atau jasa.

3. Analitik dan Pengukuran

Melalui digital marketing, UMKM dapat melakukan analisis dan pengukuran efektifitas dari campaign yang dijalankan, untuk melakukan perbaikan dan pengembangan yang lebih baik.

4. Kompetisi 

UMKM yang tidak menggunakan digital marketing akan ketinggalan dalam persaingan di era digital ini. Ini adalah langkah yang begitu penting.

5. Branding

Digital marketing memungkinkan para UMKM untuk membangun merek yang kuat, yang akan membantu meningkatkan loyalitas pelanggan dan meningkatkan potensi penjualan produk atau jasa.

6. Interaksi Langsung

Aktivitas di dunia maya memungkinkan pelaku usaha untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan. Dengan begitu, kesadaran merek dan kepercayaan pelanggan bisa meningkat.

Langkah Taspen Preneur Menyambut Labuan Bajo Menjadi Kawasan Wisata Potensial

UMKM Taspen Preneur memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas, pemasaran, dan inovasi di Labuan Bajo. Daerah Labuan Bajo adalah salah satu destinasi wisata yang sedang naik daun di Indonesia. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pantai, laut, dan kekayaan biologi yang luar biasa.

Hal-hal yang mendukung perlunya eksistensi Taspen Preneur di Labuan Bajo adalah:

Pertama, UMKM dapat memainkan peran yang penting dalam meningkatkan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan.

Para pelaku usaha juga dapat meningkatkan kualitas produk dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi, serta menyediakan jasa yang profesional dan ramah pelanggan. Dengan meningkatkan kualitas produk dan jasa, UMKM dapat membuat wisatawan merasa puas dan ingin kembali lagi ke daerah Labuan Bajo.

Kedua, UMKM dapat meningkatkan pemasaran produk dan jasa yang ditawarkan. UMKM dapat menggunakan teknologi digital untuk mempromosikan produk dan jasa mereka kepada wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Melalui pelatihan digital marketing, UMKM dapat mengefektifkan pemasaran produk dan jasa melalui media sosial, aplikasi, dan website yang menarik.

Ketiga, UMKM dapat meningkatkan inovasi produk dan jasa yang ditawarkan. UMKM dapat meningkatkan inovasi produk dengan menggabungkan teknologi baru dan kreativitas, dan menyediakan jasa yang unik dan menarik.

Dengan inovasi yang baik, UMKM dapat menarik wisatawan untuk datang serta mencoba produk dan jasa yang unik khas Labuan Bajo.

Secara keseluruhan, UMKM Taspen Preneur dapat meningkatkan kualitas, pemasaran, dan inovasi untuk menyambut wisatawan yang datang ke daerah Labuan Bajo. Para pelaku usaha dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dengan menawarkan produk dan jasa yang berkualitas tinggi, inovatif dan dengan pemasaran yang efektif.

Tingkatkan Komitmen Bidang Lingkungan, PT PELNI Dirikan Rumah Kelola Sampah di Baubau

Tingkatkan Komitmen Bidang Lingkungan, PT PELNI Dirikan Rumah Kelola Sampah di Baubau

PT PELNI (Persero) berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam bidang lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN. Salah satu program inspiratif yang diinisiasi PELNI adalah Rumah Kelola Sampah (RKS) PELNI Baubau. Bekerja sama dengan Sinergi Indonesia, program yang berjalan dari tahun 2020-2022 ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kelurahan Kadolokatapi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. 

Tanggung Jawab PT PELNI Terhadap Permasalahan Sampah

PT PELNI sebagai perusahaan pelayaran nasional memiliki tanggung jawab untuk mengelola sampah kapal agar tidak merusak dan mencemari lingkungan air laut.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan yang serius seperti kerusakan ekosistem, pencermaran lingkungan, dan kesehatan buruk bagi masyarakat pesisir.

Selain itu, PT PELNI juga berkomitmen untuk mematuhi peraturan dan regulasi yang berlaku dalam hal pengelolaan sampah kapal. Ada beberapa peraturan internasional dan nasional yang berlaku untuk pengelolaan sampah kapal, seperti MARPOL 73/78 dan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Terlebih lagi, PT PELNI sebagai perusahaan yang beroperasi di lingkungan laut, juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memastikan bahwa aktivitas yang dilakukan tidak merusak lingkungan.

Pengelolaan sampah kapal yang baik dapat menjaga kualitas air dan ekosistem laut. Pada gilirannya dapat menjaga kesehatan masyarakat dan ekonomi yang tergantung pada sumber daya laut.

Manfaat Rumah Kelola Sampah Binaan PT PELNI Bagi Masyarakat Baubau

Rumah Kelola Sampah (RKS) merupakan sebuah fasilitas yang digunakan untuk mengelola sampah yang dikumpulkan dari masyarakat. RKS memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

1. Menjaga Lingkungan

RKS dapat membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi tingkat sampah yang ditemukan di lingkungan sekitar.

RKS juga dapat membantu mencegah masalah lingkunganserta mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh sampah yang tidak dikelola dengan baik.

2. Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

RKS dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi jumlah sampah yang ditemukan di lingkungan sekitar.

RKS juga dapat membantu mencegah masalah kesehatan seperti penyakit menular, serta mengurangi bau dan kebisingan yang disebabkan oleh sampah yang tidak dikelola dengan baik.

3. Meningkatkan Efisiensi dalam Pengelolaan Sampah

RKS dapat membantu menurunkan biaya pengelolaan sampah dengan mengelola sampah yang dikumpulkan dari masyarakat secara efisien dan efektif.

Melalui RKS, sampah dapat diklasifikasikan dan diolah secara terpisah sesuai dengan jenisnya, sehingga dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti daur ulang atau pembuatan biogas.

4. Meningkatkan Pendapatan

RKS dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat yang akan dibantu dalam pengelolaan sampah, seperti pengumpul sampah. Pendapatan ini dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka.

5. Pendidikan

RKS dapat digunakan sebagai sarana pendidikan lingkungan untuk masyarakat, terutama anak-anak, tentang pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan berkontribusi dalam pencegahan lingkungan.

6. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan

Melalui pengelolaan sampah yang baik, RKS dapat meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan benar.

RKS juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat daur ulang sampah dan cara-cara yang baik dalam mengelola sampah.

7. Memberikan Solusi Terpadu

RKS memberikan solusi terpadu untuk pengelolaan sampah dengan mengintegrasikan berbagai aktivitas dari mulai pengumpulan sampah, klasifikasi, daur ulang, pengolahan dan pemanfaatan hasil daur ulang sampah.

8. Memberikan Dampak Positif pada Bidang Ekonomi

RKS dapat memberikan dampak positif pada ekonomi lokal dengan menyediakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan dari pengelolaan sampah yang benar, serta mendorong ekonomi daur ulang dan pengembangan industri-industri baru dari hasil daur ulang sampah.

PELNI Ajak Masyarakat Berdayakan Rumah Kelola Sampah (RKS) Baubau

Pengelolaan sampah yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan pengelolaan sampah adalah dengan memanfaatkan fasilitas Rumah Kelola Sampah (RKS) yang dibangun oleh PT PELNI.

Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PT PELNI memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik bagi lingkungan dan masyarakat.

PT PELNI mengajak masyarakat Baubau, Sulawesi Tenggara, untuk memanfaatkan keberadaan RKS yang dibangun oleh PT PELNI. RKS dapat membantu kita dalam mengelola sampah yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar dengan lebih efisien dan efektif.

Dengan mengelola sampah dengan baik dapat mengurangi tingkat sampah di lingkungan sekitar dan mencegah masalah lingkungan yang serius seperti pencemaran air dan tanah.

Selain itu, dengan memanfaatkan RKS yang dibangun oleh PT PELNI, masyarakat dapat berperan serta dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat. PT PELNI mengimbau agar semua lapisan masyarakat bersama-sama dalam mengelola sampah dengan baik dan berkontribusi dalam pencegahan permasalahan lingkungan.

PETISI BERAKHLAK, Program PT PELINDO Kampanyekan Anti-Suap Berbasis ISO 37001

PETISI BERAKHLAK, Program PT PELINDO Kampanyekan Anti-Suap Berbasis ISO 37001

PT PELINDO (Persero) bekerja sama dengan Sinergi Indonesia, mengadakan program berbasis ISO 37001 dengan tajuk “Pelindo Anti Suap untuk Indonesia Bersih, Amanah dan Berakhlak” (atau disingkat PETISI BERAKHLAK). Kegiatan ini dipusatkan di pelabuhan PELINDO Tanjung Priuk, Jakarta, dan diikuti oleh customer PT PELINDO, karyawan, dan pihak terkait lainnya.

Program yang diselenggarakan pada tahun 2021 ini merupakan bentuk kampanye anti suap untuk mengajak masyarakat mencegah, mendeteksi, dan melaporkan tindakan penyuapan. Kegiatan dilakukan dengan membagikan merchandise berisi materi anti suap kepada customer PT PELINDO. Selain itu, ada pula kompetisi kampanye anti suap yang dilakukan di sosial media dengan menyasar generasi muda.

Mengenal Apa Itu ISO 37001

ISO 37001 adalah standar global yang memberikan panduan untuk mencegah dan menangani tindakan penyuapan melalui implementasi sistem manajemen anti-penyuapan (ABMS). Dikeluarkan oleh International Organization for Standardization (ISO), standar ini ditujukan untuk digunakan oleh berbagai jenis organisasi, seperti perusahaan, pemerintah, dan organisasi nirlaba, termasuk PT PELINDO (Persero).

Organisasi yang memenuhi standar ini diakui sebagai praktik terbaik dalam mengelola risiko penyuapan dan dapat meningkatkan reputasi, kredibilitas, dan daya saingnya. Standar tersebut menuntut dari organisasi untuk mengidentifikasi risiko potensial penyuapan, menerapkan metode untuk mencegah dan mengendalikan risiko tersebut, serta menyelenggarakan program pelaporan yang transparan dan mekanisme untuk mengaudit dan mengevaluasi sistem.

Pentingnya Kampanye ISO 37001 Anti-Penyuapan Bagi Perusahaan

PT PELINDO menyadari bahwa kampanye anti-penyuapan sangat penting bagi perusahaan. Ini karena dapat membantu menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Penyuapan merupakan tindakan ilegal yang dapat merusak reputasi perusahaan dan menyebabkan kerugian finansial.

Implementasi sistem manajemen anti-penyuapan yang sesuai dengan standar ISO 37001 dapat membantu perusahaan untuk mencegah tindakan penyuapan yang merugikan perusahaan, serta memberikan perlindungan bagi perusahaan dari sanksi yang dapat dikenakan oleh pemerintah dan pihak lainnya.

Selain itu, perusahaan yang memenuhi standar ISO 37001 anti-penyuapan dapat dilihat sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dan memiliki komitmen yang kuat dalam melakukan bisnis dengan integritas dan etika. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan PELINDO, termasuk karyawan, mitra bisnis dan pemangku kepentingan lainnya.

Bagaimana SNI ISO 37001:2016 dapat Menguntungkan Perusahaan atau Organisasi?

1. Menjaga Reputasi yang Baik 

Implementasi sistem manajemen anti-penyuapan yang sesuai dengan standar ISO 37001 dapat membantu perusahaan dalam menjaga reputasinya dan kepercayaan masyarakat terhadap organisasi.

2. Mencegah Tindakan Penyuapan

Standar ini menyediakan panduan untuk mengidentifikasi, mencegah, menangani, dan melaporkan tindakan penyuapan, yang dapat membantu perusahaan untuk mencegah tindakan yang merugikan perusahaan dan memberikan perlindungan dari sanksi yang dapat dikenakan oleh pemerintah dan pihak lainnya.

3. Menaikkan Kualitas Lingkungan Kerja

Sistem manajemen anti-penyuapan yang sesuai dengan standar ISO 37001 dapat meningkatkan kualitas lingkungan kerja, meningkatkan produktivitas karyawan, dan meningkatkan komitmen karyawan dalam melakukan bisnis dengan integritas dan etika.

4. Mengelola Risiko

Implementasi sistem manajemen anti-penyuapan sesuai dengan standar ISO 37001 dapat membantu perusahaan dalam mengelola risiko yang terkait dengan tindakan penyuapan dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh tindakan penyuapan.

5. Meningkatkan Kepatuhan Regulasi

Standar ISO 37001 menyediakan standar yang dapat diikuti untuk memenuhi kepatuhan regulasi yang berlaku di bidang anti-penyuapan, yang dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi dan memenuhi peraturan yang berlaku.

Ruang Lingkup Anti-Suap ISO 37001

Berikut adalah ruang lingkup anti-suap ISO 37001 yang menjadi dasar bagi PT PELINDO dalam menyelenggarakan program bertajuk “Pelindo Anti Suap untuk Indonesia Bersih, Amanah dan Berakhlak” (atau disingkat PETISI BERAKHLAK):

1. Tindakan Penyuapan

Standar ini menyediakan panduan untuk mengidentifikasi, mencegah, menangani, dan melaporkan tindakan penyuapan.

2. Organisasi

Standar ini ditujukan untuk digunakan oleh berbagai jenis organisasi, seperti perusahaan, pemerintah, dan organisasi nirlaba.

3. Proses

Standar ini memberikan panduan untuk mengelola proses manajemen anti-penyuapan, termasuk identifikasi risiko, pencegahan dan pengendalian risiko, dan pelaporan.

4. Kebijakan

Standar ini menyediakan panduan untuk mengelola kebijakan anti-penyuapan yang sesuai dengan standar ISO 37001.

5. Personil

Standar ini memberikan panduan untuk mengelola personil yang terlibat dalam proses manajemen anti-penyuapan dan memberikan pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan.

6. Audit dan Review

Standar ini memberikan panduan untuk melakukan audit dan review sistem manajemen anti-penyuapan dan membuat perbaikan yang diperlukan.

Inspirasi Program Anti-Suap Bertajuk PETISI BERAKHLAK PT PELINDO

Suap merupakan tindakan yang tidak terhormat dan merugikan bagi semua pihak yang terlibat. Standar internasional ISO 37001:2016 menyediakan panduan untuk mengidentifikasi, mencegah, menangani, dan melaporkan tindakan penyuapan. Dalam kaitannya dengan masyarakat, program PETISI BERAKHLAK ingin mengajak semua pihak untuk berperan dalam mencegah tindakan penyuapan.

Pertama, masyarakat dapat memahami risiko dan dampak dari tindakan penyuapan. Hal ini dapat dilakukan dengan mempelajari standar ISO 37001:2016 dan menyadari bahwa tindakan penyuapan dapat merusak reputasi perusahaan dan menyebabkan kerugian finansial.

Kedua, masyarakat dapat membuat perubahan dalam perilaku yang berkaitan dengan tindakan penyuapan. Ini dapat dilakukan dengan menolak melakukan tindakan penyuapan dan melaporkan setiap dugaan tindakan penyuapan kepada pihak yang berwenang.

Ketiga, masyarakat dapat membantu dalam mendorong perusahaan dan organisasi untuk memenuhi standar ISO 37001:2016 dengan membuat permintaan dan memberikan dukungan kepada perusahaan dan organisasi yang memenuhi standar ini.

Dengan demikian, kami berharap dapat membuat dunia bisnis yang lebih baik dan bebas dari tindakan penyuapan.

Luncurkan Program Reboisasi Hutan Mangrove, PELNI Ajak Semua Pihak Lakukan Reboisasi

Luncurkan Program Reboisasi Hutan Mangrove, PELNI Ajak Semua Pihak Lakukan Reboisasi

isinergiindonesia.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) bekerja sama dengan Sinergi Indonesia, meluncurkan program Reboisasi Hutan Mangrove yang diselenggarakan di Kepuluan Seribu, DKI Jakarta pada 2021 yang lalu.

Program ini terus berjalan hingga di tahun 2022. Bahkan, pemeliharaan 10.000 pohon mangrove bantuan PT PELNI, sampai di 2023 ini masih terus dilakukan oleh relawan dan pemerhati lingkungan setempat.

Atas peluncuran program ini, PT PELNI mengajak semua pihak untuk lakukan reboisasi.

Tujuan Reboisasi Hutan Mangrove PT PELNI

Sebagai perusahaan dengan core business berbasis keluatan, PT PELNI menyadari bahwa program pelestarian ekosistem laut sangat penting dilakukan.

Tujuan utama dari reboisasi hutan mangrove adalah untuk memulihkan ekosistem yang rusak dan mengembalikan fungsinya sebagai penyedia habitat bagi berbagai jenis satwa liar, pengendali erosi, dan penyaring air.

Selain tujuan di atas, Program Reboisasi Hutan Mangrove yang berkelanjutan akan menciptakan generasi penyelamat lingkungan di masa yang akan datang.

PELNI berharap, semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang peduli dengan kelestarian hutan mangrove.

Ini karena hutan mangrove merupakan ekosistem yang sangat unik dan penting bagi kelangsungan hidup banyak jenis satwa serta manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Pahami Dampak Kerusakan Hutan Mangrove

Program Reboisasi Hutan mangrove ini dilaksanakan oleh PT PELNI dengan menyadari beberapa dampak kerusakan hutan mangrove.

Dampak negatif ketika hutan mangrove rusak, antara lain:

1. Perubahan Iklim

Hutan mangrove memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan membantu menstabilkan iklim.

Kerusakan hutan mangrove dapat mengurangi kapasitas hutan untuk menyerap karbon dan mengurangi kontribusi hutan mangrove dalam pengendalian perubahan iklim.

2. Kerusakan Ekosistem

Hutan mangrove merupakan habitat yang penting bagi berbagai jenis satwa liar, seperti ikan, udang, burung, dan reptil.

Kerusakan hutan mangrove dapat menyebabkan kehilangan habitat dan menurunkan keberlangsungan spesies yang bergantung pada hutan mangrove.

3. Erosi

Pohon-pohon mangrove memiliki akar yang kuat yang dapat menahan tanah dan mencegah erosi.

Kerusakan hutan mangrove dapat menyebabkan erosi yang lebih besar di daerah pantai yang rawan erosi.

4. Banjir

Hutan mangrove dapat membantu mengurangi banjir dengan menyaring air dan mengurangi arus air yang kuat. Kerusakan hutan mangrove dapat menyebabkan banjir yang lebih besar.

Bagaimana Upaya Memperbaiki Mangrove yang Telah Rusak?

Selain reboisasi, beberapa upaya yang dapat disarankan oleh PT PELNI guna memperbaiki mangrove yang telah rusak, di antaranya:

1. Pembersihan Hutan Mangrove

Pembersihan hutan mangrove yang rusak dapat dilakukan dengan cara membersihkan sampah yang ada di hutan mangrove dan menghilangkan jenis tanaman yang tidak diinginkan yang dapat menghambat perkembangan mangrove.

2. Pengelolaan Hutan Mangrove Berkelanjutan

Pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan cara mengatur aktivitas yang dilakukan di hutan mangrove seperti perikanan, penebangan hutan, serta pengambilan kayu sesuai dengan kapasitas hutan dan teknik yang sesuai.

Perlu juga menggalakkan edukasi tentang pentingnya hutan mangrove bagi lingkungan dan masyarakat.

3. Restorasi Hutan Mangrove

Restorasi hutan mangrove meliputi proses pemulihan atau pengembalian fungsionalitas ekosistem hutan yang rusak atau hilang.

Hal ini dilakukan dengan cara menanam pohon mangrove, mengelola habitat dan ekologi sekitar, serta mengelola sumber daya yang ada di dalam hutan.

4. Penelitian dan Monitoring

Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi hutan mangrove saat ini dan untuk melakukan evaluasi program reboisasi yang dilakukan.

Penelitian yang dilakukan dapat mencakup aspek biologi, ekologi, sosial, ekonomi dan manajemen yang ada di dalam hutan mangrove.

Langkah-Langkah dalam Pengelolaan Hutan Mangrove

Program reboisasi hutan mangrove yang diselenggarakan oleh PELNI diharapkan dapat direplikasi atau diaplikasikan di banyak tempat oleh semua masyarakat, termasuk penggiat lingkungan.

Berikut beberapa langkah-langkan dalam pengelolaan hutan mangrove yang dapat dilakukan:

1. Perencanaan

Langkah pertama dalam pengelolaan hutan mangrove adalah merencanakan pengelolaannya.

Perencanaan ini harus mencakup kondisi hutan mangrove saat ini, potensi dan ancaman yang ada, serta tujuan dan sasaran pengelolaan hutan mangrove.

2. Survei dan Inventarisasi

Langkah selanjutnya adalah melakukan survei dan inventarisasi hutan mangrove. Survei ini harus mencakup kondisi fisik, biologi, sosial, ekonomi, dan manajemen hutan mangrove.

3. Penentuan Zona

Setelah survei dan inventarisasi dilakukan, langkah selanjutnya adalah menentukan zona-zona di dalam hutan mangrove. Zona-zona ini harus mencerminkan kondisi, potensi, dan ancaman yang ada di hutan mangrove.

4. Pengelolaan Sumber Daya

Langkah selanjutnya adalah mengelola sumber daya yang ada di dalam hutan mangrove. Ini harus dilakukan dengan cara yang berkelanjutan dan sesuai dengan kapasitas hutan mangrove.

5. Monitoring dan Evaluasi

Selanjutnya adalah melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan hutan mangrove. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi hutan mangrove saat ini dan evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi program pengelolaan yang dilakukan.

6. Pendidikan dan Komunikasi

Selain itu, dalam pengelolaan hutan mangrove juga penting dilakukan pendidikan dan komunikasi terkait pentingnya hutan mangrove bagi lingkungan dan masyarakat.

Pendidikan ini ditujukan kepada masyarakat setempat, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Simpulan

Program Reboisasi Hutan Mangrove yang diselenggarakan oleh PT PELNI sangat penting karena dapat membantu memulihkan ekosistem yang rusak dan mengembalikan fungsinya sebagai penyedia habitat bagi berbagai jenis satwa liar, pengendali erosi, dan penyaring air.

Reboisasi hutan mangrove akan meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi erosi, melindungi satwa liar yang terancam punah, memperbaiki ekonomi masyarakat setempat, serta melindungi daratan dari badai dan genangan air.

Oleh karena itu, reboisasi hutan mangrove sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan.

Kampung ATAS, Program Inspiratif PT TASPEN untuk Berdayakan Pensiunan

Kampung ATAS, Program Inspiratif PT TASPEN untuk Berdayakan Pensiunan

sinergiindonesia.co.id – Program Kampung Andal Taspen (Kampung ATAS) Bandung, dipersiapkan untuk menjadi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan binaan PT Taspen (Persero). Ada 3 pilar yang menjadi sasaran dalam program ini, yakni ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Kampung ATAS, Komitmen PT Taspen Melalui Program Pemberdayaan Lansia

Kampung Andal Taspen (Kampung ATAS) adalah program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) binaan PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) yang menyasar bidang lingkungan, ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Program ini dilaksanakan di Desa Melati Wangi, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Inspirasi hadirnya Program Kampung ATAS adalah merupakan bentuk kepedulian PT Taspen (Persero) terhadap para pensiunan yang juga merupakan anggota Taspen. Kampung ATAS memberikan kesempatan bagi pensiunan untuk menjadi inisiator sekaligus kontributor program.

Kampung ATAS dipersiapkan untuk menjadi program andalan yang mampu membuka peluang bagi pensiunan untuk terus berkarya, berkontribusi, dan mendedikasikan diri bagi masyarakat sekitar. RUKO ATAS diharapkan menjadi program pemberdayaan pensiunan inspiratif yang dapat direplikasi di wilayah binaan Taspen lainnya.

RUKO ATAS, Program Taspen dengan Konsep Cerdas untuk Memberdayakan UMKM

Rumah Kolaborasi Andal Taspen (RUKO ATAS) adalah konsep cerdas yang diusung PT Taspen (Persero) untuk memberdayakan UMKM. Melalui RUKO ATAS, produk UMKM diserap, dijual dan dipasarkan di RUKO ATAS.

Salah satu yang menjadi sisi menarik RUKO ATAS adalah membuat pusat inovasi bersama (collaboration innovation centre) dengan ruangan berkonsep kafe. Selain representatif dan nyaman, konsep kafe dimaksudkan untuk menarik perhatian pengunjung yang lebih didominasi anak muda.

Selain menyediakan produk kuliner dan menu kopi, RUKO ATAS juga menjadi sarana pemasaran produk handycraft binaan pensiunan Taspen. Warga dapat berkunjung untuk bersantai, menikmati kopi, aneka jajanan, dan berbelanja produk handycraft hasil dari UMKM binaan Taspen.

TERAS ATAS, Program Taspen untuk Kesehatan Lansia, Anak-Anak dan Remaja

Selain bidang ekonomi, Kampung ATAS juga menyasar bidang kesehatan dan pendidikan melalui Taman Rekreasi Sehat Andal Taspen (TERAS ATAS). Ini merupakan pusat kesehatan Lansia, sarana olahraga bagi remaja dan sarana bermain anak-anak Desa Melati Wangi.

TERAS ATAS berbentuk bangunan menyerupai panggung yang dilengkapi dengan alat fitness khusus Lansia. Di TERAS ATAS, pensiunan dapat melakukan kegiatan olah raga agar tetap sehat dan bugar.

TERAS ATAS juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi kesehatan bagi komunitas Lansia yang dimotori oleh pensiunan Taspen.

TERAS ATAS menyediakan alat permainan anak dan lapangan olah raga. Ini merupakan upaya PT Taspen dalam meningkatkan aktivitas fisik bagi anak-anak agar terhindar dari kecanduan gadget. Selain itu, lapangan olah raga di TERAS ATAS, dimanfaatkan bagi remaja dan orang dewasa untuk bermain voli, bulu tangkis dan tenis meja.

Program Kolaborasi PT Taspen dan Sinergi Indonesia

PT Sinergi Inta Waana (Sinergi Indonesia) berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang lebih inspiratif dan memberikan dampak bagi masyarakat luas. Kampung ATAS merupakan program kolaborasi antara PT Taspen dengan Sinergi Indonesia dalam meningkatkan peran serta pensiunan Taspen agar tetap sehat, produktif.