Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang merupakan salah satu contoh implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN yang mengedepankan kolaborasi multipihak dalam mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Program ini dilaksanakan di Kampung Kali, Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan fokus utama menghidupkan kembali pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui revitalisasi Resto Kampung Kali serta penguatan kapasitas pelaku UMKM lokal.
Sebagai mitra pelaksana dan jasa konsultan CSR/TJSL, PT Sinergi Inta Waana (Sinergi Indonesia) mendampingi proses perencanaan, social assessment, penyusunan program, implementasi hingga monitoring agar seluruh kegiatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Latar Belakang Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang
Sebelum pandemi Covid-19, Kampung Kali dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan di Kabupaten Magelang. Kawasan ini menjadi sumber penghasilan masyarakat melalui sektor kuliner, wisata, dan berbagai usaha mikro.
Namun pandemi membawa dampak yang cukup besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Penurunan jumlah wisatawan menyebabkan berbagai fasilitas wisata tidak lagi beroperasi secara optimal. Salah satu yang paling terdampak adalah Resto Kampung Kali, yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas kuliner masyarakat.
Kondisi tersebut berdampak pada:
- menurunnya pendapatan masyarakat;
- berkurangnya aktivitas UMKM lokal;
- terbengkalainya fasilitas resto;
- melemahnya daya tarik wisata Kampung Kali;
- menurunnya peluang kerja masyarakat sekitar.
Melihat kondisi tersebut, delapan perusahaan BUMN berkolaborasi menghadirkan Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang sebagai langkah nyata untuk menghidupkan kembali kawasan wisata sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Delapan BUMN yang Berkolaborasi dalam Program TJSL

Program ini merupakan kolaborasi delapan perusahaan BUMN yang memiliki komitmen terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat, yaitu:
- PT Taspen (Persero)
- PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
- PT PLN (Persero)
- Perum LPPNPI (AirNav Indonesia)
- IFG Holding
- PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)
- PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo)
- PT Taman Wisata Candi
Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi BUMN dalam menjalankan program TJSL yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga menghasilkan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
Filosofi Program Kolaborasi Sentra UMKM Magelang
Program ini dibangun atas filosofi bahwa keberhasilan pembangunan masyarakat tidak dapat dilakukan secara parsial. Oleh karena itu, kolaborasi antarperusahaan BUMN diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan.
Program tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup tiga aspek utama pembangunan berkelanjutan, yaitu:
- pemberdayaan ekonomi masyarakat;
- peningkatan kapasitas sumber daya manusia;
- pelestarian lingkungan.
Melalui pendekatan tersebut, Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang diharapkan mampu menjadi model pembangunan sosial yang berkelanjutan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Revitalisasi Resto Kampung Kali Menjadi Fokus Utama Program

Salah satu prioritas utama program adalah revitalisasi Resto Kampung Kali.
Sebelum pandemi, resto ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus lokasi berkumpulnya wisatawan yang datang ke Kampung Kali. Aktivitas kuliner di kawasan tersebut memberikan peluang usaha bagi banyak pelaku UMKM, mulai dari pedagang makanan, minuman, produk olahan lokal hingga kerajinan masyarakat.
Namun setelah pandemi, kondisi resto mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Bangunan dan fasilitas mulai terbengkalai sehingga tidak lagi mampu menarik kunjungan wisatawan. Akibatnya, pelaku UMKM kehilangan ruang untuk memasarkan produknya dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut menurun.
Melalui Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang, dilakukan revitalisasi kawasan resto agar kembali berfungsi sebagai:
- pusat kuliner masyarakat;
- etalase produk UMKM lokal;
- destinasi wisata berbasis komunitas;
- ruang promosi produk unggulan Desa Paremono;
- pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga mengembalikan fungsi ekonomi kawasan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Optimalisasi UMKM Desa Paremono

Selain revitalisasi resto, program juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui berbagai upaya, antara lain:
- pengembangan produk lokal;
- peningkatan kualitas pengolahan produk;
- penyediaan tempat pemasaran;
- peningkatan kompetensi masyarakat;
- penguatan ekosistem usaha berbasis wisata.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang lebih berkelanjutan.
Tujuan Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang
Program memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
- meningkatkan perekonomian masyarakat melalui revitalisasi Resto Kampung Kali;
- mengoptimalkan pengembangan UMKM lokal;
- meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pemberdayaan;
- mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan;
- menghidupkan kembali sektor wisata berbasis masyarakat di Kampung Kali.
Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Pelaksanaan Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang turut berkontribusi terhadap beberapa target SDGs, antara lain:
- SDGs 1 – Tanpa Kemiskinan, melalui peningkatan pendapatan masyarakat.
- SDGs 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan sektor kuliner, wisata, dan UMKM.
- SDGs 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan keterampilan masyarakat dan pelaku UMKM.
- SDGs 13 – Penanganan Perubahan Iklim, melalui pengembangan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.
PT Sinergi Inta Waana sebagai Konsultan CSR dan TJSL
Keberhasilan implementasi program pemberdayaan masyarakat sangat dipengaruhi oleh proses perencanaan yang berbasis kebutuhan masyarakat.
Sebagai jasa konsultan CSR dan TJSL, PT Sinergi Inta Waana (Sinergi Indonesia) mendukung pelaksanaan Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang melalui penyusunan social assessment, perencanaan program, pendampingan implementasi, monitoring, hingga penyusunan laporan keberlanjutan.
Pendekatan yang digunakan menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan sehingga setiap program dirancang sesuai potensi lokal, kebutuhan masyarakat, serta tujuan pembangunan berkelanjutan.
Penutup
Program TJSL Kolaborasi Sentra UMKM Magelang menunjukkan bahwa kolaborasi antar-BUMN mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat apabila dirancang berdasarkan hasil social assessment dan kebutuhan lokal.
Melalui revitalisasi Resto Kampung Kali, penguatan UMKM, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pendampingan dari PT Sinergi Inta Waana sebagai konsultan CSR dan TJSL, program ini menjadi contoh implementasi TJSL yang tidak hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Ke depan, model kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain dalam mengembangkan program CSR dan TJSL yang berdampak, terukur, serta selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
